Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

Maaf Saudaraku šŸ™

Gambar
Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh " Kebersatuan dan kesatuan yang ku inginkan, bukan perpecahan , bagiku segala perselisihan yang terjadi  adalah bagian dari sebuah perjuangan, cuma cara kita aja yang beda menyikapinya masalah perselisihan itu.harusnya demi terwujudnya harapan kita, kita harus menanggalkan dulu maslah pribadi kita. Masalah terbesar yang sebenarnya bukanlah masalah yang kelihatan ada di permukaan saat ini, namun yang ada di dalam diri kita saat ini,di awal aku sudah mengingatkan, bahkan tak satupun baik dari kalian ataupun dari teman²ku berjuang saat ini yang menghargain omonganku, namun aku tidak sakit hati sama mereka, demi Allah, semua itu kulakukan demi terwujudnya tujuan kita bersama. (bahkan sampai saat ini, tak satupun gagasanku yang di terima oleh mereka) tapi sudahlah, aku iklas, demi Allah. alhamdullilah masalah ini ada sedikit secercah harapan untuk bisa terwujud, itu yg penting. Kesatuan yang kita inginkan itu ,hanya akan terwujud,dengan kita ...

Buat Banjar Hulu, Saudaraku

Gambar
Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh Saudara-saudara seiman yang dirahmati Allah, Ketika kezaliman merajalela dan suara rakyat diabaikan, maka diam bukanlah pilihan. Islam mengajarkan kita untuk menegakkan keadilan, menyuarakan kebenaran, dan menolak kebatilan dengan cara yang damai dan bermartabat. Kami mengajak Anda semua untuk ikut serta dalam aksi damai sebagai bentuk ikhtiar kita menegakkan keadilan di bumi Allah ini. šŸ“… Hari/Tanggal: [Senin 02-Juni-2025] šŸ•˜ Waktu: [jam 11 pagi] šŸ“ Tempat Berkumpul: [di simp. 3 depan rumah bg yono/di dpan rumah bg irul, p. Banjar] Mari kita niatkan ini sebagai amal salih, sebagai bentuk amar ma’ruf nahi munkar. Hadirkan diri dengan hati yang bersih, niat yang lurus, dan akhlak yang mulia. "Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim, yang menyebabkan kamu disentuh api neraka..." (QS. Hud: 113) kutipan khotip jum'at tadi siang tgl 30-mei-2025.yg khotip sdr. Sumantri. "jangan biarkan penguasa yang dz...